Pedagang Kopi di Trotoar Pasar Induk Jakarta Timur Diminta ‘Uang Penempatan’



Salah satu pedagang kopi yang di luar lingkungan Pasar Induk yang kini ditarik ‘uang penempatan’ dua kali lipat semenjak pergantian Kepala Pasar Induk, Jakarta Timur. Uang penempatan itu beragam, yakni Rp. 6.000, Rp. 8.000, Rp. 10.000, Rp. 15.000,-


    JAKARTA — Para pedagang minuman ringan, seperti kopi dan makanana ringan yang berada di koridor Pasar Induk Jakarta Timur merasa resah, karena ‘uang penempatan’ yang diminta setiap hari kini harganya naik hampir mencapai dua (2) kali lipat. Sedang karcis yang diberikan adalah karcis resmi yang memang berada di lingkungan pasar.

    Keluhan tersebut memang nyata-nyata dirasakan pedagang K-5 di pinggiran kawasan Pasar Induk, karena sebelumnya uang penempatan itu hanya berkisar Rp. 2.500 - Rp. 3.000,-. “Sekarang ini luar biasa Bang, kita ditarik setiap hari Rp. 6.000,” ujar pedagang Kopi di parkiran sebelah utara.

    Ternyata ‘uang penempatan’ itu tidak sama dan beragam, mulai Rp 6.000,- hingga Rp. 15.000,- per hari. Dan uang penempatan itu mulai berlaku sejak Kepala Pasar Induk Jakarta Timur yang baru, dan keresahan para pedagang terasa sekali ketika mereka mengkali-kalikan dengan satu bulan.

    “Anggap satu bulan itu 26 hari kerja diluar hari Minggu, berarti kalau bayarnya Rp 6.000 sama dengan Rp 156.000,- per bulan dikalikan lagi dengan banyaknya pedagang yang ada. Hitung saja ada 30, berarti pejabat Pasar Induk menerima per bulan Rp. 4.680.000,-. Itu yang bayarnya Rp. 6.000,- bagaimana yang bayarnya Rp 15.000,-,” ujar pedagang yang berada di sekitar pedagang sayuran yang tidak mau disebutkan namanya.

    Sementara beberapa nara sumber yang ada di Pasar Induk tersebut mengatakan, bahwa ‘uang penempatan’ yang diminta setiap hari itu harus dipertanyakan, dikemanakan, apakah memang sesuai dengan peraturan yang ditetapkan?

    “Kalau memang Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengeluarkan peraturan tersebut, mingkin kami terima. Tetapi uang tersebut digunakan untuk apa dan bagaimana perlindungan kepada kami-kami ini yang hanya pedagang kecil,” tambahnya dengan nada bertanya. (Ilham/Iman)

Kirim Komentar Anda...!!!

Komentar Anda Akan Kami Muat di Metro Indonesia.

 

Back














© 2010 Surat Kabar Metro Indonesia OnLIne. All Rights Reserved 

 

This free website was made using Yola.

No HTML skills required. Build your website in minutes.

Go to www.yola.com and sign up today!

Make a free website with Yola