Wagub Jateng Berikan Santunan Korban Bom Solo

 


     SOLO - Usai menghadiri pembukaan konferensi Asean Parliamentary Assembly, Rabu (28/9), Wakil Gubernur Jawa Tengah Dra. Hj. Rustriningsih, MSi didampingi Walikota Surakarta Joko Widodo membesuk korban ledakan bom Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Kepunton, di rumah sakit Dr. Oen Surakarta.

     Wagub mendatangi seluruh korban baik yang masih dirawat di ruang intensive care unit  (ICU) dan sejumlah ruang perawatan, Wagub memberikan dukungan moril dan juga memberikan uang santunan kepada para korban. Pada kesempatan tersebut Wagub Rustriningsih mengingatkan untuk tetap waspada terhadap serangan terorisme. Rustriningsih mengatakan ancaman terorisme bisa muncul lagi di waktu dan daerah lain. Oleh sebab itu perlu kewaspadaan semua pihak dan peningkatan peran tokoh agama, masyarakat dan Forum FKUB untuk mencegah munculnya aksi teroris.

     Sementara di bagian lain, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Solo, Rabu, menggelar aksi di Bundaran Geladag Solo, mengajak rakyat Indonesia agar tidak terprovokasi adanya bom bunuh diri di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Kepunton, Solo. Koordinator lapangan aksi tersebut, Qomarudin, mengatakan bahwa KAMMI akan ikut berperan aktif dalam menjaga solidaritas dan kerukunan antarumat beragama.

     "Solo tetap harus dingin meskipun ada aksi bom bunuh diri yang konyol itu. Masyarakat jangan mudah terprovokasi dan jangan sampai memandang bahwa bom bunuh diri adalah identik dengan agama tertentu," katanya. KAMMI Solo Raya dalam menyikapi aksi bom bunuh diri tersebut menyatakan mengutuk aksi biadab dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tenang dan tidak terprovokasi sehingga tidak terjadi konflik horizontal.

    "Aparat keamanan juga harus mengusut tuntas terkait pelaku pengeboman dan motifnya secara objektif. Terorisme harus dimusnahkan sampai akar-akarnya, bukan hanya permukaan dan sebagai ajang pengalihan isu," tandasnya. Bom bunuh diri di Solo, lanjutnya, jangan dijadikan alat untuk mendiskreditkan umat Islam. Masyarakat harus tetap bersatu dan saling menghargai. Ketua Umum KAMMI Daerah Solo Raya, Budi Subarjo, menyatakan bahwa KAMMI siap bersinergi untuk memerangi tindakan terorisme yang merusak citra baik umat Islam. KAMMI tidak menginginkan bahwa setiap aksi bom bunuh diri selalu dikaitkan dengan Islam, padahal motif bom bunuh dirinya belum jelas. Hal ini sangat mendiskreditkan dan menyakitkan hati umat Islam, katanya.

 

Kirim Komentar Anda...!!!

Komentar Anda Akan Kami Muat di Metro Indonesia.














© 2010 Surat Kabar Metro Indonesia OnLIne. All Rights Reserved


This free website was made using Yola.

No HTML skills required. Build your website in minutes.

Go to www.yola.com and sign up today!

Make a free website with Yola