Benarkah Jabes Gaghana Wakil Bupati Sangihe Dizolimi?

 

Novi Tampi

   Sangihe, Sulut —Akhir Tahun 2006 hasil pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sangihe ditetapkan adalah Drs.Winsulangi Salindeho dan Jabes Gaghana SE. Harapan masyarakat sangihe saat itu bahwa kedua pasangan ini akan berjalan seiringi sebagai nakhoda kapal yang memimpin Kabupaten Sangihe.

    Tahun pertama sampai tahun ketiga kedua sejoli masih nampak akur tanpa permasalahan apa apa demi memperjuangkan kepentingan masyarakat sangihe dan itu harapan yang diharapkan.Kedua figur tokoh politik ini merupakan kekuatan politik yang sangat besar di Kabupaten Sangihe karena keduanya merupakan pimpinan 2 partai besar yaitu Drs.Winsulangi Salindeho sebagai ketua partai Golkar sementara Jabes Gaghana sebagai ketua Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia.

    Seiring dengan waktu berjalan memasuki tahun ke 4,mulai tanpa kesenjangan kedua pasangan ini sehingga ketidak harmonisan kedua pasangan ini sudah bukan rahasia umum lagi entah itu disebabkan masa berakhirnya pemerintahan kedua pasangan tersebut (17 oktober 2011) semakin dekat, karena masing masing figur tersebut akan maju pada pemilihan bupati 2011 untuk kursi sebagai bupati kabupaten sangihe ataukah jatah jatahan yang tidak sesuai kesepakatan.

    Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang Paratai Demokrasi Perjuangan Indonesia Kabupaten Sangihe Novi Tampi ketika ditemui wartawan Metro Indonesia diruang kerjanya untuk menanyakan hal ini mengatakan bahwa munculnya kesenjangan sehingga membuat ketidak harmonisan hubungan kedua pasangan ini karena persoalan koordinasi kerja yang tidak sesuai lagi dengan job yang telah ditetapkan bersama, salah satu contoh misalnya tentang pelantikan kepala kampung (kapitalaung) saat waktunya pelantikan, bupati berangkat keluar daerah seharusnya sebagai bupati memberi mandat kepada wakil bupati untuk melaksanakan pelantikan kepala kampung tersebut, akan tetapi sebaliknya sekretaris daerah kabupaten sangihe yang difungsikan sementara Jabes Gaghana sebagai Wakil Bupati tidak dimanfaatkan,cara  seperti ini menandakan  bahwa JABES Gaghana sebagai wakil Bupati seakan akan dizolimin.

    “Sebagai kader partai kami sangat sesalkan apa yang dilakukan oleh Drs.Winsulangi Salindeho sebagai bupati terhadap Pak Jabes, karena apapun alasan sampai saat ini beliau adalah Wakil Bupati hasil pemilihan rakyat sangihe sehingga sebagai wakil bupati haruslah difungsikan, atau karena jabatan kepala kampung atau kapitalaung itu adalah jabatan politik sehingga untuk acara pelantikan wakil bupati tidak perlu melaksanakannya sehingga harus memberi mandat kepada sekda, ini hal yang perlu dipertanyakan karena prilaku seperti ini jelas jelas secara tidak langsung menzolimin pak Jabes,” ujar Novi panggilan akrab sekretaris DPC PDIP Kabupaten Sangihe tersebut.

    Sementara Tokoh politik muda Kabupaten Sangihe yang namanya enggan dikorankan kepada wartawan Metro Indonesia mengatakan, menanggapi persoalan seperti ini sebaiknya jernih untuk dipikirkan janganlah terpropokasi dengan keadaan dan situasi yang kian hari kian memanas menjelang Pilkada Kabupaten Sangihe Tahun 2011 tapi yang terpenting bagaimana saat sekarang ini melakukan suatu karya demi kepentingan rakyat Kabupaten Sangihe.
“Sebaiknya sebagai bagian dari rakyat Sangihe jeli untuk menanggapi persoalan seperti ini, karena yang terpenting saat sekarang ini bagaimana semua komponen masyarakat Kabupaten Sangihe memikirkan hal hal yang dapat mensejahterakan kehidupan masyarakat kedepan,” ujar tokoh politik muda itu. (JANIS)

Kirim Komentar Anda...!!












© 2010 Surat Kabar Metro Indonesia OnLIne. All Rights Reserved

This free website was made using Yola.

No HTML skills required. Build your website in minutes.

Go to www.yola.com and sign up today!

Make a free website with Yola