Wakil Gubernur Maluku Buka Musyawarah Pembangunan

 



Said Assagaf

 


     MALUKU - Sambutan Gubernur Maluku yang dibacakan Wakil Gubernur Maluku Said Assagaf menyatakan, pelaksanaan Musrenbang telah menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun baik di tingkat pusat maupun daerah, sebagaimana yang diamanatkan dalam UU No. 24 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.

     Musrenbang juga merupakan forum komunikasi, konsultasi dan koordinasi antara Pemerintah Provinsi Maluku dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota, guna menindaklanjuti hasil pembahasan yang diperoleh dari berbagai forum musyawarah perencanaan pembangunan daerah sebelumnya, dalam rangka penyusunan rencana kerja Pemerintah Daerah untuk diselaraskan dengan Rencana Kerja Pemerintah Tahun Anggaran 2012.

     Selain itu juga dikatakan, dengan terjaganya kondisi social-politik, maka aktivitas social-ekonomi masyarakat Maluku  mengalami perkembangan yang berarti. Hal ini terlihat pada tahun 2003, pertumbuhan ekonomi Maluku masih sebesar 4.31 persen. Sedangkan tahun 2010, telah meningkat menjadi 6.47 persen. Pertumbuhan ekonomi tahun 2009 dan 2010 ini ternyata lebih tinggi, dari rata-rata nasional. Ini berarti bahwa cita-cita percepatan pembangunan di Provinsi Maluku, sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Maluku tahun 2008-2013 mulai diwujudkan.

     Dikatakan, percepatan ini sangat penting karena merupakan langkah strategis yang jika dilakukan secara konsisten maka dapat mengantarkan Provinsi Maluku sejajar dengan daerah-daerah lain di Indonesia yang telah lebih dahulu mampu mencapai tingkatan pembangunan yang cukup maju.

    Meskipun demikian, Assagaf juga menyatakan perlu adanya berbagai perbaikan, sehingga apa yang telah dicapai tidak membuat Pemerintah Daerah berpuas diri, namun sebaliknya justru merasa terdorong untuk berusaha lebih mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah ini.

     Musrenbang Daerah Provinsi Maluku berlangsung selama 3 hari dengan  mengusung tema “Percepatan Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkeadilan untuk Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat diikuti oleh Bupati, Walikota, Bappeda, serta pimpinan SKPD Kabupaten/kota se-Maluku”.
(Daniel Awuy/Hamzah)

Kirim Komentar Anda…..!!!

Komentar Anda Akan Kami Muat di Metro Indonesia.















  © 2010 Surat Kabar Metro Indonesia OnLIne. All Rights Reserved 

 

This free website was made using Yola.

No HTML skills required. Build your website in minutes.

Go to www.yola.com and sign up today!

Make a free website with Yola