Ismael Thomas-H Didik Effendi Yakin akan Menang di MK
Kemenangan Milik Warga Kutai Barat
Kemenangan Milik Warga Kutai Barat
![]() Nampak Bupati incumbent Ismael Thomas saat memasuki ke ruang sidang yang dikawal oleh LPADKT. (Foto-Foto:Iman SP Noya) ![]() Ichlas Hasan dan Jannes Hutajulu | ![]() Tim Laskar Pemuda Adat Dayak Kalimantan Timur (LPADKT). ![]() Herjon, Ketua Tim Sukses THD II |
JAKARTA – Masyarakat Kabupaten Kutai Barat (Kubar) terus mendukung dan memberikan doa untuk kemenangan Ismael Thomas, SH dan pasangannya H. Didik Effendi S.Sos, M.Si dalam sidang di Mahkamah Konstitusi (MK) tentang kasus hasil Pilkada Kubar, Provinsi Kalimantan Timur di Jakarta, (24/2/11). Harapan itu ternyata menuai sukses, dimana Bupati Incumbent Ismael Thomas keluar dari MK dengan penuh senyum dan akrab dengan siapa yang menegurnya.
“Ini adalah kemenangan kita semua dengan demokrasi yang sesungguhnya milik masyarakat Kutai Barat, jadi bukan kemenangan saya secara pribadi, tetapi kemenangan rakyat Kubar yang mendukung saya dan H. Didik Effendi,” ujar Ismael Thomas saat diminta tanggapannya kepada wartawan Metro Indonesia yang mencegatnya sesudah persidangan tersebut.
Sidang di MK yang ke empat kalinya itu, menghadirkan para saksi dari pemohon tim Radja Alexander Asia, salah satu calon Bupati Kubar yang kalah dalam hasil Pemilihan Kepala Daerah, Desember 2010 lalu. Namun semua kesaksian tersebut dibantah keseluruhannya oleh tim sukses Ismael Thomas-H. Didik Effendi (THD II), dan pencabutan Pasal 12 dan 13 oleh kuasa hukum tim Rama.
Bantahan dari para saksi THD II memang sangat memukau dan menggelegar, sehingga beberapa yang ikut hadir dalam persidangan di MK tersebut, memberikan applaus kepada THD II. Seperti para pendekar dengan pakaian adat Dayak, yakni Laskar Pemuda Adat Dayak Kalimantan Timur (LPADKT) terus memberikan dukungan kepada THD II, namun persidangan justru terasa aman tanpa adanya gangguan.
“Kami memang sengaja untuk datang kesini memberikan dukungan dan support kepada Ismael Thomas, karena kami nilai bahwa hasil Pilkada Kutai Barat itu sesuai dengan apa rekapitulasi KPU secara nasional,” ujar Edom, Ketua LPADKT didampingi Rudolf dari salah satu tokoh yang sangat ditakuti.
Sementara Jannes Hutajulu, Kabag Hukum Kabupaten Kubar mengungkapkan, bahwa program yang dilaksanakan THD masa bhakti yang lalu tinggal pengembangan dan mengarah kepada kesejahteraan masyarakat Kutai Barat. “Masih ada sebagian program kerja Ismael Thomas yang baru diwacanakan kedepan belum terlaksana, tentunya beliau akan bekerja keras lebih mengarah kesejahteraan warga Kubar,” ujar Jannes pada wartawan Metro Indonesia.
Selama kepemimpinan Ismael Thomas selaku Bupati Kutai Barat, terbukti banyak mendapatkan prestasi dan penghargaan dari Pemerintah Pusat. Hal itu bukan isapan jempol belaka, seperti dalam hal pendidikan. Ismael Thomas kelahiran Linggang Malape, 31 Januari 1955 itu akan memberikan sanksi berat kepada orangtua yang tidak menyekolahkan anaknya.
“Tidak tanggung-tanggung mencanangkan wajib belajar 14 tahun, yakni sejak dari TK hingga Sekolah Menengah Tingkat Atas (SLTA) dan ini sudah berjalan. Ismael Thomas begitu peduli dengan pendidikan di Kutai Barat, sehingga wajar kalau beliau mendapat dukungan dari masyarakat Kubar,” tambah Jannes Hutajulu.
Pada sidang tersebut para saksi tim Rama mengatakan, bahwa pada Pilkada Kubar ada permainan money politic seperti pemberian sembako yang dilakukan tim sukses THD II. Akan tetapi semua itu dibantah keras oleh saksi THD II, bahwa pemberian sembako yang dilakukan di satu daerah Kabupaten Kutai Barat itu berlogo lambang Partai Politik yang mendukung THD II.
“Kalau pemberian sembako itu dilakukan hanya dari partai politik pendukung THD II, bukan dari Tim Sukses atau secara pribadi dari Bupati Incumbent dan pasangannya,” ujar salah seorang kuasa hukum THD II Ichlas Hasan, SH.MH meniru ungkapan saksi THD II kepada wartawan Metro Indonesia.
Dengan hasil para kesaksian, maka sidang kasus Pilkada Kubar menunggu hasil keputusan pada minggu depan. Metro Indonesia akan memuatnya secara akurat dalam edisi mendatang. (Iman/Anto)
Kirim Komentar Anda…..!!!
© 2010 Surat Kabar Metro Indonesia OnLIne. All Rights Reserved



